Showing posts with label Info. Show all posts
Showing posts with label Info. Show all posts

Friday, December 10, 2010

Sombong

Definisi sombong

"Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri”
(Luqman : 18)

PENGERTIAN SOMBONG
Definisi sombong oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadits: “Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia”
(Riwayat Muslim)

“Sombong adalah keadaan seseorang yang merasa bangga dengan dirinya sendiri. Memandang dirinya lebih besar dari pada orang lain, Kesombongan yang paling parah adalah sombong kepada Rabbnya dengan menolak kebenaran dan angkuh untuk tunduk kepada-Nya baik berupa ketaatan ataupun
mengesakan-Nya”. (Fathul Bari’ 10/601)

HUKUM SOMBONG
Sombong haram hukumnya dan termasuk dosa besar. Ayat diatas telah dengan tegas menjelaskannya.

Ibnu Katsir : ; mengatakan,; “Firman Allah ;” dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh” maksudnya janganlah
kamu menjadi orang yang sombong, keras kepala, lagi berbuat semenamena. Jangan kamu lakukan semua itu yang menyebabkan Allah akan
murka kepadamu” (Tafsir Ibnu Katsir 3/417)

“Tidak akan masuk sorga orang yang dalam hatinya ada sifat sombong, walaupun hanya seberat biji sawi” (Riwayat Muslim)

Imam An Nawawi : ; berkata: “Hadits diatas berisi larangan dari sifat sombong, yaitu menyombongkan diri kepada manusia,
merendahkan mereka serta menolak kebenaran”(Syarh Shahih Muslim 2/269)

Entri ini di salin di sini

Tuesday, December 7, 2010

Dajjal

Kebelakangan ini, saya sering mendapat emel yang becerita tentang kemunculan dajjal. Ada yang mengaitkan dengan kisah seorang sami yang boleh bermain sihir di India, ada yang mengaitkan dajjal dengan Yahudi Israel malah ada juga yang mengatakan bahawa mantan Presiden Amerika, George W Bush adalah Dajjal.

Sebenarnya banyak kisah tafsiran dan hujah tentang Dajjal yang boleh didapati daripada Internet, buku-buku agama dan sebagainya. Di sini saya ingin berkongsi artikel tentang dajjal yang saya petik daripada blog: Abang Dani

Dajjal adalah seorang laki-laki dari anak Adam yang memiliki sejumlah sifat sebagaimana dalam beberapa hadits agar manusia mengetahuinya dan berhati-hati terhadapnya, sehingga apabila kelak ia muncul maka orang-orang mukmin dapat me-ngenalnya serta tidak terfitnah olehnya.

Sifat-sifat inilah yang membedakannya dari manusia lainnya sehingga tidak tertipu olehnya kecuali orang yang jahil yang bakal celaka. Kita memohon keselamatan kepada Allah.

DI ANTARA SIFAT-SIFAT DAJJAL
Dia adalah seorang muda yang berkulit merah, pendek, berambut keriting, dahinya lebar, pundaknya bidang, matanya yang sebelah kanan buta, dan matanya ini tidak menonjol keluar juga tidak tenggelam, seolah-oleh buah anggur yang masak (tak bercahaya) dan matanya sebelah kiri ditumbuhi daging yang tebal pada sudutnya. Di antara kedua matanya terdapat tulisan huruf kaf, fa’, ra’ secara terpisah, atau tulisan “kafir” secara bersambung / berangkai, yang dapat dibaca oleh setiap muslim yang bisa menulis maupun yang tidak bisa menulis. Dan di antara tandanya lagi ialah mandul, tidak punya anak.

Berikut ini beberapa hadits shahih yang menyebutkan ciri-ciri tersebut, yang juga merupakan dalil akan munculnya Dajjal:

[1]. Dari Umar Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Artinya : Ketika saya sedang tidur, saya bermimpi melakukan thawaf di Baitullah…. ” Lalu beliau mengatakan bahwa beliau melihat Isa Ibnu Maryam ‘alaihissalam, kemudian melihat Dajjal dan menyebutkan ciri-cirinya dengan sabdanya: “Dia itu seorang laki-laki yang gemuk, berkulit merah, berambut keriting, matanya buta sebelah, dan matanya itu seperti buah anggur yang masak’ (tak bersinar). ” Para sahabat berkata, “Dajjal ini lebih menyerupai Ibnu Qathn [1] , seorang laki-laki dari Khuza’ah.” [Shahih Bukhari, Kitabul Fitan, Bab Dzikrid.Dajjal 13: 90: Shahih Muslim, Kitabul Iman, Bab Dzikril Masih Ibni Maryam 'alaihissalam wal-Masihid Dajjal 2: 237].

[2]. Dari Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyebut-nyebut Dajjal di hadapan orang banyak, lalu beliau bersabda:

“Artinya : Sesungguhnya Allah Ta’ala itu tidak buta sebelah matanya. Ketahuilah. sesungguhnya Al-Masih Ad-Dajjal itu buta.sebelah matanya yang kanan, seakan-akan matanya itu buah anggur yang tersembul. ” [Shahih Bukhari, Kitabul Fitan. Bab Dzikrid Dajjal 13: 90; dan Shahih Muslim, Kitabul Fitan wa Asy-rothis Sa'ah, Bab Dzikrid Dajjal 18: 59].

[3]. Dalam hadits An-Nawwas bin Sam’an Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah saw bersabda dalam menyifati Dajjal, bahwa dia adalah seorang muda yang berambut sangat keriting (kribo), sebelah matanya tak bercahaya, mirip dengan Abdul ‘Uzza bin Qathan. [Shahih Muslim, Kitabul Fitan wa Asyrothis Sa'ah, Bab Dzikrid Dajjal 18: 65].

[4]. Menurut hadits yang diriwayatkan dari Ubadah bin Ash-Shamit Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Artinya : Sesungguhnya Masih Dajjal itu seorang lelaki yang pendek dan gemuk, berambut kribo, buta sebelah matanya, dan matanya itu tidak menonjol serta tidak tenggelam. Jika ia memanipulasi kamu, maka ketahuilah bahwa Rabbmu tidak buta sebelah matanya.” [Aunul Ma'bud Syarah Sunan Abi Dawud 11: 443. Hadits ini derajatnya shahih. Periksa: Shahih Al-Jami' Ash-Shaghir 2: 317-318, hadits nomor 2455].

[5]. Dalam hadits Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Artinya : Adapun Masih kesesatan itu adalah buta sebelah matanya. Lebar jidatnya, bidang dadanya bagian atas dan bengkok ” [Musnad Imam Ahmad 15: 28-30 dengan tahqiq dan syarah Ahmad Syakir. Dia berkata, "Isnadnva shahih. " hadits ini juga dihasankan oleh Ibnu Katsir. Periksa: An-Nihayah Fil Fitan wai Malahim 1: 130 dengan tahqiq DR. Thaha Zaini].

[6]. Dalam hadits Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Artinya : Dajjal itu buta matanya sebelah kiri dan lebat rambutnya. ” [Shahih Muslim. Kitabul Fitan wa Asyrothis Sa'ah, Bab Dzikrid Dajjal 18: 60-61].

[7]. Dalam hadits Anas Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Artinya : Dan di antara kedua matanya termaktub tulisan “kafir” [Shahih Bukhari, Kitabul Fitan, Bab Dzikrid Dajjal 13: 91; dan Shahih Muslim, Kitabul Fitan wa Asyrothus Sa'ah, Bab sa’ah, bab Dzikrid Dajjal 18: 59].

Dan dalam satu riwayat disebutkan:

“Kemudian beliau mengejanya –kaf fa ra- yang dapat dibaca oleh setiap muslim. ” [Shahih Muslim 18: 59].

Dan dalam satu riwayat lagi dari Hudzaifah:

“Dapat dibaca oleh setiap orang mukmin, baik ia tahu tulis baca maupun tidak. ” [Shahih Muslim 18: 61].

Tulisan ini (yang ada di antara kedua mata Dajjal) adalah hakiki, sesuai dengan lahirnya, dan tidak sukar untuk diketahui oleh sebagian orang (yang muslim) dan tidak diketahui oleh sebagian orang lagi (yakni orang kafir) [2] bahkan orang muslim yang buta huruf pun dapat membacanya. Hal ini disebabkan kemampuan memandang itu diciptakan oleh Allah bagi hamba-Nya bagaimana dan kapan saja ia berkehendak. Tulisan ini dapat diketahui oleh mukmin dengan pandangan matanya, meskipun dia tidak kenal tulis- menulis, dan tidak dapat diketahui oleh kafir sekalipun dia tahu baca tulis. sebagaimana halnya orang mukmin dapat mengetahui bukti-bukti kekuasaan Allah dengan pandangan matanya sedangkan orang kafir tidak mengetahuinya. Maka Allah menciptakan pengetahuan bagi orang mukmin tanpa mengalami proses belajar mengajar. sebab pada zaman itu memang terjadi hal-hal yang luar biasa. [Fathul-Bari 13: 100].

Imam Nawawi berkata, “Pendapat yang dipegang oleh para muhaqiq ialah bahwa tulisan ini nampak secara lahir dan hakiki (sebenamya) sebagai suatu tanda dan alamat yang diciptakan oleh Allah di antara sejumlah alamat atau tanda-tanda yang menunjukkan dengan qath’i akan kekafiran, kebohongan, dan kebatilannya (Dajjal). Dan tanda-tanda ini dinampakkan oleh Allah kepada setiap orang muslim yang tahu tulis baca maupun yang tidak tahu tulis baca, dan disembunyikannya untuk orang yang dikehendaki-Nya akan celaka dan terfitnah. Dan hal ini tidak dapat dihalangi sama sekali. ” [Syarah Shahih Muslim oleh Imam Nawawi 18: 60]

[8]. Dan di antara sifat-sifatnya (ciri-cirinya) lagi ialah seperti yang disebutkan dalam hadits Fathimah binti Qais ra mengenai kisah Al-Jasasah yang di dalam kisah (riwayat) itu Tamim Ad-Dari ra berkata. “…. Lain kami berangkat dengan segera sehingga ketika kami sampai di biara tiba-tiba di sana ada seorang yang sangat besar (hebat) dan diikat sangat erat….” [Shahih Muslim. Kitabul Fitan wa Asy-rothis Sa'ah, Bab Qishshotil Jasasah 18: 81].

[9]. Dalam hadits Imron bin Husein Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Saya mendengar Rasulullah saw bersabda:

“Artinya : Semenjak diciptakannya Adam hingga datangnya hari kiamat tidak ada makhluk yang lebih besar[3] daripada Dajjal. ” [Shahih Muslim 18: 86-87].

[10]. Dajjal tidak punya keturunan, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Abi Sa’ad Al-Khudri ra dalam kisahnya bersama Ibnu Shayyad. Kata Ibnu Shayyad kepada Abu Sa’id, “Saya bertemu orang banyak dan mereka mengira saya ini Dajjal. Bukankah Anda pernah mendengar Rasulullah saw bersabda bahwa Dajjal tidak punya anak (keturunan)?” Abu Sa’id menjawab, “Betul” Ibnu Shayyad berkata lagi,” Padahal saya punya anak….” [Shahih Muslim, Kitabul Fitan wa Asyrothis Sa'ah, Bab Dzikri Ibnu Shayyad 18: 50].

Perlu diperhatikan bahwa dalam riwayat-riwayat di muka disebutkan bahwa Dajjal itu buta matanya yang sebelah kanan. sedangkan pada riwayat yang lain disebutkan bahwa matanya yang butanya adalah sebelah kiri. padahal semua riwayat itu shahih ini merupakan suatu kemusykilan. Ibnu Hajjar berpendapat bahwa hadits Ibnu Umar yang tercantum dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim yang menyifati Dajjal buta matanya yang sebelah kanan adalah lebih kuat daripada riwayat Muslim yang mengatakan bahwa yang buta adalah matanya sebelah kiri, sebab hadits yang disepakati shahihnya oleh Bukhari dan Muslim Iebih kuat daripada lainnya. [Fathul-Bari 13: 97]

Al-Qadhi‘ Iyadh berpendapat bahwa kedua belah mata Dajjal itu cacat. sebab semua riwayatnya shahih. Yang satu tidak bercahaya (ath-thafi’ah, dengan memakai huruf hamzah) yakni buta, dan ini untuk mata yang sebelah kanan sebagaimana. disebutkan dalam hadits Ibnu Umar. Dan matanya yang sebelah kiri ditumbuhi oleh daging pada sudutnya yang dapat menutupi sebagian atau seluruh lensanya (ath-thafiyah) dengan menggunakan huruf ya’), dan ini yang dimaksud dengan buta matanya sebelah kiri. Jadi masing-masing mata Dajjal itu cacat. yang satu tidak dapat melihat sama sekali dan satunya cacat dengan ditumbuhi daging. Imam Nawawi mengomentari jalan jama’ (kompromi) seperti yang dikemukakan Qadhi ‘iyadh itu sangat bagus (Syarah Muslim 2: 235) dan dikuatkan pula oleh Abu Abdillah Al-Qurthubi [At-Tadzkirah: 663].

[Disalin dari kitab Asyratus Sa'ah edisi Indonesia Tanda-Tanda Hari Kiamat, Penulis Yusuf bin Abdullah bin Yusuf Al-Wabl MA, Penerjemah Drs As'ad Yasin, Penerbit CV Pustaka Mantiq]
_________
Foote Note
[1]. Ibnu Qathan: namanya Abdul ‘Uzza bin Qathan bin Amr Al- Khuza’i. Ada yang mengatakan bahwa dia itu berasal dari kalangan Bani Musthaliq dari suku Khuza’ah. Ibunya bernama Halah binti Khuwailid. Ibnu Qathan tidak memiliki hubungan kesahabatan dengan Rasululiah saw karena dia telah meninggal pada zaman jahiliah. Adapun tambahan riwayat yang mengatakan bahwa dia pemah bertanya kepada Nabi saw, “Apakah keserupaannya denganku itu membahayakan bagiku?” Lalu Nabi menjawab, “Tidak, engkau muslim sedang dia kafir” adalah tambahan yang dha’if dari riwayat Al-Mas’udi yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, yang dicampur dengan hadits lain. Periksa: Ta’liq Ahmad Syakir atas musnad Ahmad 15: 30-31; Al-lshobah Fi Tamyizish-Shahabah 4: 239, dan Fathul-Bari 6: 488 dan 13: 101).
[2]. Berbeda dengan pendapat orang yang mengatakan bahwa ini adalah majaz sebagai penanda zaman. Dan ini adalah pendapat yang lemah. Periksa: Syarah Muslim oleh An-Nawawi 18: 60-61; dan Fat-hul-Bari 13: 100.

[3]. Dalam Catalan kaki Shahih Muslim 4: 2267 terbitan Maktabah DaWan -Indonesia dikatakan bahwa yang dimaksud dengan “lebih besar” di sini ialah lebih besar fitnah dan bahayanya / perusakannya. (Penj).

Judul Asli : Sifat-Sifat Dajjal Dan Hadits-Hadits Yang Berkenaan Dengannya
Sumber : http://www.almanhaj.or.id/content/1071/slash/0

Monday, July 26, 2010

Projek Terjemahan Quran Khusus untuk Saudara Baru

Pautan daripada UNIKA

PTS Darul Furqan Memulakan Projek Terjemahan Quran Khusus untuk Saudara Baru

Tuan Faris Hasbullah, pengurus PTS Darul Furqan Sdn. Bhd. memberitahu bahawa anak syarikat itu sekarang sedang menjalankan projek menterjemah Quran yang ditujukan khusus untuk bacaan golongan saudara-saudara baru.

Menurut beliau, meskipun pasarannya kecil, PTS tetap akan menerbitkannya disebabkan Quran seperti itu sangat diperlukan bagi membantu para saudara baru memahami apa yang tertulis dalam kitab itu.

Salah satu ciri saudara baru adalah penguasaan Bahasa Melayu mereka yang tidak setinggi penutur asli bahasa itu. Saudara baru itu mungkin orang Cina, India, Kadazan, Iban ataupun Orang Asli, oleh hal yang demikian mereka memerlukan terjemahan yang betul-betul mudah difahami.

Justeru terjemahan Quran yang kini sedang diusahakan oleh PTS akan menggunakan perkataan dan frasa-frasa yang belum pernah digunakan dalam edisi-edisi terjemahan yang sedia ada dalam pasaran.

Contoh terjemahan untuk saudara baru:

LEMBU BETINA

01 Alif Lam Mim

02 Dalam buku Al-Qur'an itu tiada terdapat sebarang keraguan di dalamnya, lalu ia menjadi panduan bagi orang yang takut kepada Allah,

03 Iaitu orang yang percaya wujudnya alam yang tidak dapat dilihat oleh mata, yang melakukan sembahyang, dan yang menyalurkan sebahagian harta yang Kami berikan bagi tujuan kebaikan,

04 Dan mereka adalah orang yang mempercayai apa yang Kami sampaikan kepadamu. Begitu juga dengan apa yang diturunkan sebelummu. Dan mereka yakin dengan kedatangan hari akhirat.

05 Justeru, merekalah orang yang menerima panduan daripada Tuhan mereka, dan pastilah mereka menjadi orang yang berjaya.

06 Orang kafir itu betul-betul serupa sahaja, sama ada kamu berikan kepada mereka peringatan ataupun tidak, mereka tetap tidak percaya.

Tuesday, July 20, 2010

Lelaki dan perempuan

Kata Prof Dr John Gray, penulis dan pakar komunikasi intim yang terkenal:

Man & woman is different.

It is important to remember that men and women have reciprocally different natures. Men and women need to appreciate these differences, and cease expecting each other to act and feel the way they do.

  1. Men love to have their abilities recognised and appreciated, and hate to have them scorned or ignored; women love to have their feelings recognised and appreciated, and hate to have them scorned or ignored.

  2. Men don't rate feelings highly as in their view they can result in hotly impassioned, wildly unstable behaviour; women don't rate abilities highly as in their view they can result in coldly dispassionate, aggressively competitive behaviour.

  3. Men like to work on their own, and exercise their abilities by solving problems quickly and singlehandedly; women like to co-operate, and exercise their feelings through interactive communication with one another.

  4. Men value solutions, and view unsolicited assistance as undermining their effort to solve problems alone; women value assistance, and view unsolicited solutions as undermining their effort to proceed interactively.

  5. Men desire that their solutions will be appreciated; women desire that their assistance will be appreciated.

  6. When faced with tough problems, men become non-communicative so they can work out how best to help themselves, while women become communicative so that others can work out how best to help them.

  7. Men like to demonstrate their abilities by being allowed to solve problems without interference; women like to demonstrate their feelings by being allowed to relate problems without interference.

  8. When men do communicate, they like to get to the point, and generally only want to listen if they feel the conversation has a point; women enjoy talking for its own sake, and are happy to listen unconditionally.

  9. A man's instinct is to look after himself, even if it means sacrificing others; a woman's instinct is to look after others, even if it means sacrificing herself.

  10. Men talk in very literal terms for the purpose of relaying information; women employ artistic licence and dramatic vocabulary to fully express and relate their feelings.

  11. Men like to sort their thoughts out before communicating them, and have the tendency to become distant and non-communicative as they ponder their concerns. Women like to sort their thoughts out in the process of communicating them, and have the tendency to pour forth a litany (long tedious speech) of general grievances as they relate their concerns.

  12. When a man is troubled, he does not want his partner to express concern for him, but loves to be told that the problem is easily within his abilities to rectify. When a woman is troubled, she loves her partner to express concern for her, but does not want to be told that the problem is a simple one to solve.

  13. Men feel validated and gratified when they are left to sort things out by themselves, and feel undermined by being offered sympathy or unsolicited assistance. Women feel validated and gratified by being offered sympathy or unsolicited assistance, and feel undermined when they are left to sort things out by themselves.

  14. Men periodically bolt for cover when they suddenly fear that their self-sufficiency is becoming threatened.

  15. Women periodically sink into a depression when they feel it is time for emotional cleansing and resolution.

  16. Men demand the right to be free from time to time; women demand the right to be heard from time to time. When a man feels free he finds it easier to support a woman’s need to be heard; when a woman feels heard she finds it easier to support a man’s need to be free.

  17. When men make mistakes they become frustrated and angry, and are best left alone until they calm down.

  18. Men consider apologies to be admissions of guilt; women view apologies as expressions of compassion. This difference of perception is why men are generally much less willing to apologise than women.

  19. When engaged in an argument, men use strong and aggressive words to ensure that they win the argument, and women are frequently forced to back down in the face of a totally determined and implacable opponent. Men then feel that they have won the argument, but it is a hollow victory as their partners have not changed their views, but merely buried them in order to avoid an ever-escalating conflict.

  20. Men feel loved if their efforts at giving are appreciated; women feel loved according to what they receive.

  21. For women, loving someone means knowing and attending to their needs without waiting to be asked, and so a loved person should never have to ask for anything as their needs ought to be anticipated ahead of time.

  22. So women give unconditionally, and proactively seek ways to help others, whereas men only give when they feel that their efforts will be fairly appreciated and rewarded, and often will not know how or what to give without being specifically asked.

  23. Men often quickly suspend giving when feeling pleased about having done something; women may only suspend giving when feeling displeased with their partners for doing nothing.

  24. Men value results; for women it’s the thought that counts. Consequently, men value big things much more than do women, who feel more appreciated by receiving lots of little gifts instead. A woman may consider a bunch of flowers to be just as good a proof of love as an entire month of hard work towards paying the bills.

  25. To ease the pain and win love, men often obsessively seek success, and women obsessively seek perfection.

  26. Men may use anger, ego, or oblivion (such as burying themselves in their work) to avoid vulnerable feelings of pain or fear; women may lapse into depression or confusion to avoid having aggressive feelings of anger.

  27. Men love to do things which are appreciated, and hate to do things which are demanded. Criticising him or giving excessive instructions will make him feel more like a slave than a loved and trusted partner.

  28. Men love to prove their worth through the things they do, but they generally wait to be asked, and take a long time to learn to offer their services unsolicited. Women should therefore control their expectations of men being able to anticipate their needs, ask for help without making it sound like a demand because they resent the need to do so, and appreciate the help they receive even though it needed to be requested first.


Ini teori dan kajian barat. Islam bagaimana? Kita rujuk al-Quran dan Sunnah.

Wallahu'alam

Sumber: http://www.wikisummaries.org/Men_Are_From_Mars,_Women_Are_From_Venus

Monday, July 12, 2010

Kebanjiran anak luar nikah

Ketika berhenti makan tengahari dalam perjalanan ke Kampung Gayau, Suminjan, saya terbaca berita ini dalam Utusan Malaysia (2 Julai 2010):

257,000 sijil kelahiran tanpa bapa

IPOH 1 Julai – Raja Muda Perak, Raja Dr. Nazrin Shah bertitah, negara sedang berdepan krisis moral yang membimbangkan apabila perangkaan menunjukkan 257,000 sijil kelahiran yang dikeluarkan dari tahun 2000 hingga Julai 2008 tidak mencatatkan nama bapa.

Titah baginda, berdasarkan perangkaan Jabatan Pendaftaran Negara (JPN) itu, ini bermakna 2,500 anak luar nikah direkodkan setiap bulan atau purata 84 kes setiap hari.

Tambahnya, perangkaan dari 1999 hingga 2003 mencatatkan 70,430 anak luar nikah didaftarkan iaitu 30,978 beragama Islam, Hindu (18,085), Buddha (17,236) dan Kristian (3,395).

Baginda bertitah, anak luar nikah berketurunan Melayu meningkat daripada 16,100 pada tahun 2007 kepada 16,541 dalam tahun 2008 dan 17,303 pada 2009.

“Nyatalah masalah anak luar nikah makin meningkat. Lebih mendukacitakan, perlakuan meninggalkan bayi baru lahir termasuk di tepi-tepi jalan dan di dalam tong sampah semakin menjadi-jadi.

“Perangkaan Jabatan Kebajikan Masyarakat mencatatkan sejak tahun 2004, sebanyak 506 kes membuang bayi dengan jumlah terbesar sebanyak 102 kes pada tahun 2008,” titah baginda.

Baginda bertitah pada Persidangan Ke-172 Majlis Agama Islam dan Adat Melayu Perak (MAIAMP) di Kompleks Islam Darul Ridzuan di sini.

(Di salin daripada Utusan Online)

Berita di atas mengingatkan saya kepada kata-kata almarhum ustaz Dato' Fadhil Noor, mantan presiden PAS dalam satu sesi di Parlimen lewat tahun 90an. Beliau bersyarah panjang tentang bahayanya kebanjiran anak luar nikah ini, mendesak pihak kerajaan membendung kebajiran anak luar nikah

Kata beliau, anak luar nikah ini (khususnya yang beragama Islam) akan membesar sebagai kanak-kanak yang pendendam. Masyarakan umumnya memandang serong kepada anak luar nikah. Ini menyebabkan mereka akan menyimpan perasaan marah dan berdendam kepada ayah dan ibu kandung mereka yang melahirkan mereka.

Apabila besar, mereka berpontensi terlibat dalam aktiviti jenayah. Lebih parah, kesetiaan mereka kepada negara boleh dipertikaikan. Mereka mampu memberi ancaman dan menggugat keselamatan negara. Situasi ini akan menyebabkan ketidakamanan dan kestabilan dalam negara.

Justeru kerajaan perlu mengambil tindakan mencegah situasi ini supaya tidak menjadi lebih parah dan berleluasa... Kerajaan perlu mengambil inisiatif memelihara institusi kekeluargaan dan kemasyarakatan agar tidak bertambah bobrok.

Malangnya, ahli parlimen kerajaan pada masa tersebut tidak menunjukan kebimbangan terhadap situasi tersebut, malah memperlecehkan kata-kata beliau.

Wallahu'alam.

Thursday, July 8, 2010

Terjemahan Yasin bahasa Iban di rumah panjang

Baru-baru ini saya berpeluang mengikuti program dakwah pelajar UIA di Sarawak, di rumah panjang Iban.

Ibarat orang mengantuk disorongkan bantal, jemputan yang diterima ini memang kena pada masanya.

Saya fikir, inilah peluang untuk saya membuat 'ujikaji' terhadap projek terjemahan Iban saya disamping membina jaringan dengan pendakwah Sarawak, khususnya yang berbangsa Iban. Mungkin saya boleh melihat apa lagi keperluan pendakwah di Sarawak ini yang dapat saya bantu melalui PTS Darul Furqan Sdn Bhd yang baru berusia sebulan ini.

Program yang dikendalikan oleh Tim Khidmat Masyarakat UIAM atau CENSERVE TEAM, di bawah unit MISI ini diketuai oleh 'Head, Center for University Social Responsibility, IIUM' iaitu Puan Martinelli Hashim yang telah lebih 20 tahun menabur budi membangunkan kerja-kerja kemasyarakatan UIA di serata pelusuk tanah air. Turut serta dalam misi ini adalah 'Yang Mulia' Ustaz Zainudin Ibrahim, imam masjid UIAM.

Pelajar UIA ini mendapat kerjasama dan dibantu oleh tim pendakwah USK (Urusetia Saudara Kita) Baitumal, Sarawak. Grup NGO Baitulmal yang amat komited dan berdedikasi menjalankan kerja-kerja dakwah Islamiah di Sarawak. Jumlah mereka kecil, tetapi amat berbisa!

Program dakwah pendalaman ini bertempat di beberapa buah kampung di sekitar daerah Suminjan dan mengambil masa selama lebih kurang 10 hari. Sekitar 20 orang lebih pelajar dari pelbagai bidang yang terlibat.

Perjalanan kami bermula daripada Pusat Penerangan Islam Kuching ke Suminjan selama lebih tiga jam menaiki pacuan empat roda (termasuk satu jam lebih melalui 'offroad').

Di kawasan pendalaman, kami melalui jalan berbukit, berlubang dan jambantan yang rosak serta menunggu masa untuk roboh. Di bawahnya aliran sungai yang kecil, dalam dan agak deras. Saya tidak lihat kelibat 'Pak Ya' di situ, tetapi bak kata orang.. air yang tenang jangan disangka selamat!

Aktiviti pertama sebaik sahaja tiba di rumah panjang Kampung Gayau, adalah solat Jumaat. Ini adalah pengalaman solat Jumaat yang paling menarik. Kerana kami bersolat bersama dengan jemaah saudara baru Iban yang amat-amat jarang berpeluang untuk bersolat jumaat.

Bukan kerana tidak ada kemudahan, malah surau yang dibina oleh PERKIM cukup selesa untuk menampung jemaah untuk solat jumaat secara sederhana. Namun sebenarnya, jumlah penganut Islam amat kecil, iaitu sekitar 10 keluarga dengan tidak sampai 10 orang lelaki dewasa.

Solat Jumaat kami mungkin tidak sah sekiranya mengikut aliran Shafie, tetapi kata Ustaz Zainuddin dan Ustaz Sobri (exKAGAT yang menjadi pendakwah USK sepenuh masa): "Kita bertalfiq bagi tujuan mengajar dan memberi peluang bersolat Jumaat dengan saudara baru di kampung ini".

Di kampung itu dan kampung-kampung lain yang diziarahi, rombongan kami turut menunaikan solat secara genap (tamam) bukan jama' atau qasar. Tujuannya, mengajak saudara baru untuk turut solat dan supaya mereka tidak keliru atau salah faham.

Sepanjang satu hari lebih berada di Kg Gayau, saya tidak terlibat secara sepenuhnya dengan aktiviti pelajar UIA, kecuali solat, makan dan mandi sungai...!

Masa saya banyak dihabiskan dengang berbicara, berbincang, berdialog (atau bahasa mudahnya, bersembang) dengan penduduk kampung.

Saya turut menunjukkan contoh terjemahan Yasin Iban yang sedang diusahakan. Saya minta mereka baca dan komen. Alhamdulillah kata mereka, ia mudah dibaca dan difahami.

Menurut Puan Rashidah Abdullah, pendakwah USK berbangsa Iban yang sudah lebih 10 tahun memeluk Islam, terjemahan Yasin PTS itu menggunakan bahasa Iban moden. Mudah difahami dan senang dibaca.

Mereka meminta sekiranya ada bahan-bahan bacaan agama yang lain yang sesuai dan mudah agar turut diterjemahkan dalam bahasa Iban.

Insya'Allah, projek seterus saya selepas menyiapkan terjemahan lengkap al-Quran dalam bahasa Iban adalah menerbitkan buku-buku agama yang mudah-mudah dalam bahasa Iban. Bukan sahaja untuk bacaan saudara baru, tetapi ia boleh digunakan oleh sesiapa sahaja yang terlibat dengan kerja-kerja outreach dengan bangsa Iban.

Banyak pengalaman dan ilmu yang saya perolehi di Kg Gayau. Banyak yang saya belajar daripada Kak Nelli, ustaz Zainuddin (yang amat gemar memanggil orang dengan gelaran 'Yang Mulia'), Pendakwah USK (Ustazah Nurul Abdullah - x-rahib Bidayuh, Ustaz Sobri, Ustazah Rashidah) pelajar-pelajar UIA dan juga orang kampung. Semoga Allah memberi sebesar-besar ganjaran kepada kalian semua.

Tiga hari yang singkat tetapi terlalu banyak pengalaman yang kalau boleh hendak dikongsikan. Pengalaman pertama saya bermalam di rumah panjang, menguji projek saya secara terus kepada kumpulan sasar, aktiviti mandi sungai yang muaranya ada buaya dan sebagainya.

Itu tidak termasuk pengalaman pulang yang amat mencemaskan; pacuan empat roda kami menyeberangi sungai rosak yang ditenggelami air sungai hampir satu meter. Selepas sejam menunggu ditebing, air tidak surut, maka pemandu mengambil keputusan menyeberanginya..!!!.

Alhamdulillah setinggi-tinggi syukur saya kepada Allah, atas rahmatnya, doa kawan-kawan dan keluarga (saya sempat sms kepada beberapa orang agar mendoakan keselamatan kami ketika itu). Kami selamat dan saya mampu menulis blog ini pada hari ini walaupun ketika sedang kami masih berusaha menyeberangi jambatan, kereta dihadapan hampir tergelincir dalam sungai!

Setelah sekian lama meninggalkan UIA, inilah kali pertama saya menyertai program dakwah jauh di seberang laut dan pendalaman. Tempoh yang singkat ini amat bermanfaat untuk diri saya dan projek di PTS.

Pengalaman yang mengujakan dan menginsafkan, malah ia sudah cukup untuk menyentak saya dari 'lena yang panjang' .. sejak bergelar graduan UIAM...

Pengalaman, ilmu dan jaringan yang dibina ini menjadi pemangkin kepada saya untuk terus mengembangkan projek dakwah PTS Darul Furqan ini ke dalam bahasa-bahasa etnik lain di Malaysia dan mungkin juga di Kampuchea, Filipina dan sebagainya, insya'Allah.

Terima kasih kepada semua Tim Censerve (anda memang hebat!), kak Nelli (..bila embun menitis, kita tidak mengharapkan gerimis!), big boss PTS - En Arief Hakim, MD PTS Group (yang memberi izin dan menaja perjalanan saya), puan Ainon yang mengilhamkan dan mencetuskan projek ini.

Semoga Allah merahmati dan memudahkan usaha kecil tim PTS Darul Furqan ini. Wallahu'alam.

P/s: Teman-teman boleh melihat banyak lagi gambar photo di facebook saya.

(gambar disebelah ini dari kiri, Ustaz Sobri, Abu Marwan, Tuai Rumah (ketua rumah panjang) yang paling muda... Tuan Abdul Aziz Abdullah, pelajar UIA, Ustaz Zainuddin, Man - Baitulmal. Dibelakang adalah pelajar-pelajar UIA.. mohon maaf juta-juta, memori saya agak lemah untuk mengingati nama kalian..)

Tuesday, July 6, 2010

Palestin World Cup 2010

Sambil, sambil menonton piala dunia, mari kita dengar lagi rasmi FIFA2010 (FIFA 2010 National Anthem) yang digubah oleh Knaan dari Somalia. Ini adalah klip video yang di-Palestin-kan. Di bawah adalah senikata lagu ini. Menarik..



FIFA WORLD CUP 2010 ANTHEM

when i get older i will be
stronger they'll call me freedom
just like a wavin' flag

Chorus:
when I get older
I will be stronger
they'll call me freedom
just like a wavin' flag
and then it goes back (3x)


born to a throne
stronger than Rome
but violent prone
poor people zone
but its my home
all I have known
where I got grown
streets we would roam

out of the darkness
I came the farthest
among the hardest survive
learn from these streets
it can be bleak
accept no defeat
surrender retreat
(so we struggling)
fighting to eat
(and we wondering)
when we will be free
so we patiently wait
for that faithful day
its not far away
but for now we say

CHORUS
so many wars
settling scores
bring us promises
leaving us poor
I heard them say
love is the way
love is the answer
that's what they say

but look how they treat us
make us believers
we fight there battles
then they deceive us
try to control us
they couldn't hold us

cause we just move forward
like buffalo soldiers
(but we strugglin')
fighting to eat
(and we wonderin')
when we will be free
so we patiently wait
for that faithfully day
its not far away
but for now we say

when I get older I will be stronger
they'll call me freedom
just like a waving flag
and then it goes back (3x)

and then it goes
when I get older
I will be stronger
they'll call me freedom
just like a wavin' flag
and then it goes back (3x)


and everybody will be singing it
and you and I will be singing it
and we all will be singing it

Monday, June 28, 2010

Terjemahan Quran dalam Bahasa Iban & Kadazan


Pada masa ini saya sedang menguruskan projek terjemahan Quran dalam bahasa Iban dan Kadazan. Projek ini dikendalikan di bawah anak syarikat Kumpulan PTS yang baru ditubuhkan iaitu PTS Darul Furqan Sdn Bhd.

Sasaran projek ini adalah menerbitkan dan mengedarkan secara percuma naskhah al-Quran dalam kedua-dua bahasa ini kepada saudara Muslim Iban dan Kadazan. Ini bertujuan membantu mereka memahami dan menghayati kandungan Quran dengan lebih mudah dan pantas dalam bahasa pertuturan harian mereka.

Projek ini dijangka akan siap secara beringkat dan akan diedarkan dalam tahun 2011, insya'Allah.

Justeru, sekiranya ada mana-mana saudara Muslim yang boleh bertutur dan menulis dalam bahasa Iban dan Kadazan dengan baik dan berminat untuk menyertai projek ini bolehlah mengemel kepada saya di faris@pts.com.my.

Wallahu'alam.

p/s: Mohon kepada sesiapa yang membaca entri ini untuk menyebarkannya kepada rakan-rakan yang lain.

Thursday, May 20, 2010

Temuduga

Pada minggu lepas dan semalam, saya terlibat sebagai panel temuduga untuk calon editor pengurusan PTS Islamika. Lebih 15 orang calon yang disaring telah hadir.

Sejak mengetuai unit Islamika ini, saya sudah menemuduga lebih 50 orang calon editor. Kebanyakannya adalah graduan yang baru tamat pengajian (fresh graduate).

Pelbagai pengalaman menarik yang saya timba. Macam-macam ragam dan karenah calon yang saya hadapi.

Sukarnya membuat keputusan apabila ramai calon yang berkualiti. Panel tim pemilih terpaksa buat saringan berkali-kali untuk memilih yang benar-benar sesuai.

Alhamdulillah, daripada calon-calon yang hadir, beberapa orang telah terpilih menyertai tim Islamika, dan kebanyakan daripada mereka masih kekal dan setia.

Kendatipun begitu, ramai juga calon yang datang, awal-awal lagi kami sudah buat keputusan untuk menolak.

Antara sebabnya adalah:
- Tidak membuat persediaan rapi, seperti maklumat tentang PTS dan sebagainya
- Tidak boleh menjawab soalan yang ditanya dengan matang, bersikap defensif, mudah melenting.
- Tidak menunjukkan kesungguhan untuk bekerja di PTS, datang temuduga sekadar ingin menimba pengalaman bertemuduga
dan banyak lagi.

Yang menariknya, majoriti yang datang adalah pelajar yang cemerlang dalam akademiknya. Hatta yang ada ijazah sarjana (Master) juga ada walaupun untuk jawatan junior editor. Calon yang gagal juga kebanyakannya adalah yang cemerlang akademiknya!

Kadang-kadang saya tertanya dalam hati, apakah yang mereka (calon yang cemerlang akademik) belajar? Adakah mereka hanya menghafal apa yang dibaca, atau mereka hanya menghadkan pembacaan kepada bidang mereka sahaja.

Tidak dapat dinafikan, ramai calon yang datang tidak mempunyai minat membaca yang luas. Ramai yang hanya membaca buku dalam bidang mereka. Ada juga calon yang jarang atau tidak membaca buku sejak lebih 3-4 bulan graduet.

Itu belum lagi ditanya tentang applikasi ilmu mereka dalam masyarakat, tentang isu-isu semasa dan sebagainya. Ramailah yang terdiam tunduk ke lantai.

Sebab itu, apabila ada forum atau seminar tentang ramainya graduan menganggur, saya akan berkata: "Sebenarnya, ramai graduan kita yang tidak pandai/boleh memasarkan diri mereka dalam pasaran!".

Saya berharap, mana-mana graduan yang hendak menghadiri temuduga, datanglah dengan bersedia. Carilah maklumat tentang syarikat anda ingin bekerja. Buat sedikit kerja rumah.

Sediakan perancangan anda, apa yang anda akan buat sekiranya dapat jawatan tersebut.
Bagi panel temuduga, sikap itu adalah lebih penting daripada sijil. Ilmu boleh dipelajari, tetapi sikap amat sukar untuk dibentuk.

Justeru, proses mencari kerja sebenarnya bermula ketika masih graduan lagi. Ulat buku dan 'scorers' belum tentu dapat menjanjikan tempat utama dalam dunia pekerjaan yang semakin sengit saingannya.

Kemahiran bekerja dalam kumpulan, mengurus masa, bertindak dalam keadaan critikal dan sebagainya adalah ilmu yang bukan boleh dipelajari dengan hanya membaca buku sahaja.

Wallahu'alam.

Monday, April 19, 2010

Apa beza antara baik dan amat baik

Kita sering mendengar kata-kata atau nasihat seperti ini:

"Buatlah kerja dengan baik"

"Tulislah proposal yang amat baik"

"Jadilah pelajar yang baik"

Kata-kata seperti ini tidak mengandungi fakta atau garis panduan bagaimana hendak menjadi baik. Si pendengar sebenarnya sukar untuk menjadi baik seperti apa yang dikehendaki oleh si penutur.

Ini kerana beza antara 'baik' dan 'amat baik' terletak dalam kepala kita. Ia adalah subjektif, bergantung kepada 'benchmark' kita. Ia tidak kelihatan di mata orang yang membaca atau mendengar.

Pendengar mungkin memahami 'baik' dari sudut lain. Dari kacamata yang berbeza dengan apa yang ada dalam kepala penutur.

Oleh itu apabila kita mengatakan "buatlah kerja dengan baik atau paling baik atau amat baik', ia tidak konkrit. Pendengar/pembaca tidak tahu baik atau amat baik itu macam mana. Tafsirannya berbeza mengikut pendengar, adat, suansana, kebiasaan, ilmu dan sebagainya.

Apa yang diinginkan oleh penutur/penulis mungkin berbeda dengan kefahaman pendengar/pembaca, begitulah sebaliknya.

Sekiranya kita berkata: 'Tulislah karangan yang baik' adalah berbeza dengan 'Tulis karangan dengan hujah yang disokong oleh fakta terkini dan gunakah ayat yang mudah'.

Justeru, apabila memberi nasihat atau berhujah, kurangkan menggunakan kata adjektif yang lebih bersifat emosi. Sebaliknya gunakan fakta atau perincian yang mudah diikuti atau difahami.

Tanpa ilmu, kita cenderung untuk berhujah menggunakan emosi.

Wallahu'alam.

Friday, August 14, 2009

Apa itu H1N1?

Apa itu H1N1?

Viral Novel Influenza Type A H1N1. Ianya berasal daripada Virus Avian Flu (selsema burung H5N1) yang menjangkiti babi dan bergabung dengan Swine Flu (yang sepatutnya hanya menjangkit ternakan babi sahaja). Ia kemudian me-evolusi (mutasi) untuk penyesuaian diri dalam 'host' yg lebih tinggi dalam rantaian makanan @ manusia. Semasa dalam badan manusia, sekali lagi ia berevolusi menjadi 'air born' dan menjangkiti daripada manusia kepada manusia yang lain.

Jangka hayat virus

Oleh kerana ia adalah virus yang 'air born', ia hanya boleh bertahan di udara selama 2 hingga 8 jam sahaja. Jika selepas tempoh tersebut ia tidak mendapat perumah @ host( badan manusia) ia akan mati.

Maka, bilik yang dibiarkan selama 24 jam dengan peredaran udara (air ventilation) yang baik, akan 'bersih' daripada virus tersebut.

Apa yang anda perlu tahu?

Asal virus ini:

Sebenarnya telah terdapat 'outbrake' di US sebelum terjadi 'outbrake' di Mexico, Namun, ia tidak dilaporkan kepada WHO. Kemungkinan 'outbrake' ini dikesan dan pihak US mahu 'baling batu sembunyi tangan', lalu dunia hanya mengetahui tentang tercetusnya 'outbrake' di Mexico.

Virologi virus H1N1:

Incubation period yang singkat pada purata 2 hari dengan julat 1 - 4 hari.
Ini bermakna ia cepat menyerang badan manusia setelah menjangkit pesakit. Pesakit akan menunjukkan simptom selepas paling cepat 1 hari dijangkiti atau selewat-lewatnya pada hari ke-4.
H1N1 sebenarnya adalah selsema biasa. Namun kepada pesakit yang berisiko, ia dapat membunuh. Jika pesakit adalah seorang yang normal, ia hanya memberi kesan seperti demam selsema biasa dan batuk.

Cara serangan:

Virus ini boleh disebarkan melalui batuk, bersin dan percakapan. Virus ini menyerang sistem pernafasan (seperti selsema burung dan SARS). Pada peringkat awal, ia hanya menyerang pada 'trakea' dan jika tidak mendapat rawatan awal, ia menyerang paru-paru dan boleh menyebabkan kematian akibat 'lung collapse'. Ia amat merbahaya kepada golongan yang berisiko tinggi.

Siapa yang berisiko?

1. Individu yang ada masaalah 'obesiti' @ gemuk
2. Individu (perempuan) yang mengandung
3. Individu yang ada masalah asma
4. Individu yang bermasalah dengan sistem imunisasi (menjalani 'operation yg besar', kanak2 yang belum cukup suntikan imunisasi, golongan-golongan yang rendah tahap imuniti eg. HIV ext.)
* kematian yg telah dilaporkan terdiri drpd golongan2 di atas


Simptom2

Day 1 - rasa kurang sihat, tidak bermaya
Day 2 - selsema, batuk dan demam yang kekal (demam tidak turun walaupun telah makan ubat demam)
Day 3 - rasa kurang selesa di bahagian dada dan sesak nafas
Day 4 - sakit dada yg teruk........ jumpa doktor dengan segera!
Day 5 (dan ke atas) - 'lung collapse' @ koma


Langkah-kawalan
1 - bagi golongan yang berisiko, elakkan daripada kesesakan (kawasan yang padat dengan orang ramai)

2 - menjaga kebersihan diri, basuh tangan selalu dan dengan betul, jaga kebersihan rumah dan persekitaran

3 - jauhkan diri daripada 'orang batuk, bersin dan kurang sihat'

4 - jika kurang sihat, elakan diri daripada beraktiviti (sosial dan berkumpulan)

5 - jika kurang sihat dan ada ILI ( influenza light illness @ selsema biasa) jangan hadirkan diri di kawasan orang ramai. Jika terpaksa, pakai 'mask' (sekurang-kurannya yang 3 ply mask)

6 - untuk orang yang sihat, elakkan daripada kawasan yang padat.

7 - jika ada tanda2 simptom di atas, segera ke hospital untuk pemeriksaan dan rawatan

8 - jika sihat, jangan ke hospital atau klinik untuk 'check-up' kerana di kawasan tersebut mengandungi banyak virus.

9 - tidak perlu ambil anti-viral @ apa2 ubt influenza!!!!!!!!!!. jika sihat dan mengambilnya, akan mengakibatkan iresistan kepada vaksin @ ubat-ubat untuk merawat apabila terkena jangkitan. Ini adalah kerana berlakunya resistansi virus terhadap persekitaran badan yang telah mengambil ubat-ubat tersebut terlebih awal.

10 - vaksin hanya akan 'wujud' seawal-awalnya pada Oktober dan hanya untuk 'frontliner' sahaja. Untuk orang awam selewat-lewatnya pada tahun 2010.

11 untuk makluman, influenza test hanya dijalankan di 2 makmal sahaja di Malaysia. Ia mengambil masa 6 jam untuk 'run test' kepada 1 batch sample. Jika klinik menyatakan mereka boleh jalankan ujian, itu tidak betul. Tidak perlu ambil suntikan seasonal influenza kerana ia tidak berkaitan.

12 - Tahap kesedaran dan pengetahuan yang tinggi amat perlu untuk kita sama-sama menghadapi 'outbreak' ini.

Samalah kita berdoa kpd ALLAH s.w.t agar bala ini cepat berlalu. Amin.

Ini adalah sumber dr taklimat H1N1 oleh pengarah kawalan penyakit berjangkit daripada Kementerian Kesihatan Malaysia di Hotel Pan Pasific KLIA pada 01.08.2009.

* Nota ini ehsan daripada rantaian emel yang diforwardkan kepada saya oleh : d e w a d u r j a n a ™

Monday, August 3, 2009

Fatwa Permainan Golf

Ini fatwa tentang permainan golf. Saya petik dan salin daripada blog Prof Kamil Ibrahim.

MINIT MESYUARAT JAWATANKUASA FATWA KALI KE 192 BIL. 11/2008
MAJLIS AGAMA ISLAM NEGERI JOHOR
TARIKH: 3 MUHARRAM 1430H BERSAMAAN 31 DISEMBER 2008

4. MEMBINCANGKAN KERTAS KERJA

4.1 Mohon Fatwa Hukum Permainan Golf
(JMJ.351/05/(ML)/6)

4.1.1 Setelah dilihat dan dibahaskan dengan penuh penelitian, maka Jawatankuasa
Fatwa mengambil keputusan seperti berikutL

Berhubung dengan permainan Pool yang ada melibatkan persetujuan sesama pemain untuk menyumbang wang pada kadar tertentu bagi tujuan membayar harga makanan dan minuman di Club House atas dasar redha meredhai, tiada tekanan dan perasaan tidak berpuas hati diatas jumlah yang ditentukan sesama mereka, maka ia adalah harus. Akan tetapi sekiranya duit yang disumbangkan oleh setiap pemain tersebut diberikan kepada pemain yang mendapat markah Score tertinggi, maka ia adalah dilarang kerana terdapat unsur perjudian walaupun jumlahnya sedikit.

Manakala permainan golf secara kaedah Las Vegas, Bakarat atau seumpamanya yang melibatkan pertaruhan wang yang dinilaikan keatas bola sama ada jumlah wang itu kecil atau besar, untuk suka-suka, untuk belajar cara mengira atau memahami permulaan permainan itu, masing-masing redha meredhai sekadar sampingan untuk menjadikan lebih menarik dan mencabar atau atas apa alasan jua, maka ia adalah haram kerana tedapat unsur pertaruhan dan perjudian. Perbuatan ini adalah merupakan salah satu daripada dosa besar. Segala hasil daripada perjudian tersebut adalah haram.

Sesiapa yang terlibat hendaklah berhenti meninggalkan permainan golf menggunakan kaedah ini serta perlulah bertaubat dengan taubat nasuha dengan segera.

Oleh itu bagi mengekalkan keharusan permainan golf ini, maka semua yang terlibat wajib mematuhi syarat-syarat berikut:

1. Tidak ada unsur perjudian. Jika ada perkara yang dikategorikan sebagai judi, maka ia akan menjadi haram bahkan ia merupakan salah satu daripada dosa besar. Perkara yang dimaksudkan sebagai judi adalah seperti berikut:

a) Sama ada ia suatu permainan yang menggunakan wang taruhan daripada peserta, atau
b) Setiap permainan yang disyaratkan padanya seseorang yang menang akan memperolehi sesuatu daripada yang kalah, atau
c) Sesuatu bentuk permianan yang mengandungi sebarang unsur pertaruhan daripada pemain dan orang yang menang dalam permainan itu berhak mendapat taruhan tersebut, atau
d) Apabila adanya pertaruhan yang dikeluarkan oleh semua peserta. Pertaruhan daripada peserta inilah yang akan dijadikan ganjaran bagi sesiapa yang memenangi sesuatu pertandingan, atau
e) Setiap yang menyertai pertandingan tidak akan terlepas daripada dua kebarangkalian (risiko) yakni sama ada mendapat keuntungan ataupun kerugian. Seseorang itu akan mendapat keuntungan apabila ia memenangi sesuatu pertandingan kerana ia akan mengaut semua pertaruhan peserta-peserta lain. Manakala jika kalah, ia akan menanggung kerugian kerana kehilangan wang pertaruhan yang dikeluarkan.

Perhatian: Di zaman sekarang pertaruhan dikutip melalui cara yang kadang-kadang tidak disedari oleh para peserta pertandingan. Antaranya ialah dengan menggunakan istilah-istilah lain seperti: “Wang Penyertaan”, “Yuran Pertandingan” dan sebagainya kecuali wang penyertaan itu digunakan untuk pengurusan bukan hadiah. Atau kadangkala ianya dikutip secara tidak langsung, seperti melalui bayaran panggilan telefon yang digunakan bagi peserta yang berminat untuk menyertai sesuatu pertandingan.

Didalam semua keadaan diatas, jika pada hakikatnya hadiah yang disediakan adalah dari sumber yang dikeluarkan oleh peserta, maka ianya adalah dikira sebagai suatu perjudian.

2. Permainan golf itu tidak menghalang daripada mengingati Allah dan menunaikan Solat.
3. Tiada unsur yang dilarang dan dibenci oleh syarak, seperti disebabkan permainan golf akan menyebabkan seseorang itu berpaling daripada tanggungjawabnya.
4. Tidak membuang masa dengan permainan golf sehingga menyebabkan tertinggal dan terabainya segala hak dan kewajipan yang wajib ditunaikan.
5. Tidak membiasakan diri dengannya sehingga sampai ke tahap ketagih.
6. Tidak ada unsur pembaziran.

Semua jenis permainan dan pertandingan, walaupun melibatkan hadiah, adalah harus dan dibenarkan apabila ianya memenuhi syarat-syarat berikut:
i. Permainan dan pertandingan tidak menyalahi mana-mana prinsip syarak.
ii. Permainan dan pertandingan itu boleh membawa kepada manfaat dan faedah tertentu yang digalakkan oleh syarak, misalnya untuk merapatkan hubungan persaudaraan didalam masyarakat, keluarga dan sebagainya.
iii. Permainan dan pertandingan itu tidak membawa kepada kelekaan, Maksudnya ianya tidak menjadi penyebab kepada cuainya seseorang didalam menjalankan tanggungjawab asasi sebagai Hamba Allah, Pekerja, Ketua Keluarga dan lain-lain.
iv. Permainan dan pertandingan itu tidak bertentangan dengan kepentingan dan keperluan seseorang. Misalnya orang miskin yang sibuk bermain golf.
v. Hadiah kepada peserta yang menang disediakan oleh pihak ketiga (penaja).

Wallahualam Bisawab

- sumber gambar di sini.

Monday, May 25, 2009

Pertandingan Paintball antara staf PTS

Pertama kali PTS menganjurkan permainan Paintball untuk staf. Bukan tajaan syarikat, tetapi adalah inisiatif saudara Iwan, staf Jabatan Marketing PTS. Walaupun sambutannya agak dingin, namun, tim nukleus paintball PTS ini berjaya membangkitkan rasa sesal dikalangan mereka yang tidak hadir.

Pertandingan ini diadakan di Kombat Zone, KK Klub Melawati pada Sabtu 23 Mei lepas. Hanya seorang dua mereka yang pernah bermain paitball. Selebihnya 'buta kayu' terhadap permainan ini.

Saya pernah menembak, menyerang, menawan musuh dan sebagainya ketika latihan medan dalam askar wataniah dulu. Namun, saya tidak pernah sesekali menembak sasaran hidup apatah lagi manusia. Jadi, pengalaman pertama paintball ini benar-benar membangkitkan nostalgia dan menaikkan semangat enam tahun dalam askar dahulu.

Strategi dan taktik IMP (ilmu medan perang) saya kongsi bersama teman-teman benar-benar membantu tim kami memenangi tiga daripada dua perlawanan. Perlawanan yang ketiga itu kami kalah disebabkan majoriti ahli tim (termasuk saya) kehabisan peluru.. akibat terlalu seronok menembak sasaran bergerak (berlari).

Insya'Allah dalam tempoh terdekat ini kami akan menganjurkan lagi permainan ini. Semangat dan keghairahan teman-teman lain untuk turut serta tidak boleh ditahan-tahan lagi. Itu tidak termasuk ketagihan menembak dikalangan peserta yang lepas.

Selain mengeratkan semangat kerjasama berpasukan, permainan ini sebenarnya membantu membakar lemak-lemak saya yang tersimpa rapi di tubuh ini disamping mengendurkan ketegangan urat-urat dan sel-sel otak...

wallahu'alam


Wednesday, May 6, 2009

Lumba haram remaja Arab 'ala Mat Rempit

Ini adalah artikel bertarikh 8 Mac 2009 yang saya petik daripada akhbar The New York Times edisi online. Agak lama saya pendam sebelum terjumpa semula dalam simpanan. Saya ingin berkongsi cerita ini dengan teman-teman... Insya'Allah dalam kesempatan lain saya akan kongsi pula secebis pengalaman saya di Jeddah yang berkaitan cerita ini.

Saudis Race All Night, Fueled by Boredom

JIDDA, Saudi Arabia — The young men start gathering around midnight, on a broad strip of highway between the desert and the sea. By 1 a.m. there are hundreds of them, standing in clusters alongside their cars, glancing around uneasily for the police.

Then, with a scream of revving engines, it begins: a yellow Corvette and a red Mitsubishi go head to head, racing down the road at terrifying speeds, just inches apart. Shouts go up from the sidelines, and another pair of racers shoot down the road, and another.

This may be the most popular sport of Saudi youth, an obsessive, semilegal competition that dominates weekend nights here. It ranges from garden variety drag racing to “drifting,” an extremely dangerous practice in which drivers deliberately spin out and skid sideways at high speeds, sometimes killing themselves and spectators.

For Saudi Arabia’s vast and underemployed generation of young people, these reckless night battles are a kind of collective scream of frustration, a rare outlet for exuberance in an ultraconservative country where the sexes are rigorously segregated and most public entertainment is illegal. They are, almost literally, bored out of their minds.

“Why do they do it?” said Suhail Janoudi, a 27-year-old sales clerk who was watching the races from the roadside with a faint smile around 1:30 a.m. “Because they have nothing else to do. Because they are empty.”

Some young people, asked why they risked their lives this way, said it was because of “tufush,” a colloquial Arabic word for boredom whose meaning is said by some to derive from the gestures made by a drowning man. Drifting, which tends to attract poorer, more marginal men, has also been an unlikely nexus between homosexuality, crime and jihadism since it emerged 30 years ago. Homoerotic desire is a constant theme in Saudi songs and poems about drifting, and accomplished drifters are said to have their pick of the prettiest boys among the spectators. Drugs sometimes also play a role. But a number of drifters have also become Islamic militants, including Youssef al-Ayyeri, the founder of Al Qaeda in the Arabian Peninsula, who fought in Afghanistan and was killed by security forces in Saudi Arabia in 2003.

“The idea behind drifting is, the economy and society don’t need you,” said Pascal Ménoret, an anthropologist who did four years of field work in Riyadh, the capital, and is now teaching at Princeton and writing a book on Saudi youth culture. “They are mostly young Bedouins who recently moved to the city, and whose lives are marked by suffering and self-destructive behavior.”

But most racers are more like young men almost anywhere: restless, thrill-seeking and madly in love with cars.

“It’s implanted in you when you’re a kid, and it stays with you,” said Sulayman al-Shulukhi, 29, who races every weekend night here and has adopted a 1950s greaser look: slicked-back hair, polo shirt with the collar up, jeans and white shoes.

He proudly showed off the modifications he had made to his Subaru Impreza: a carbon fiber spoiler, an intake valve, a special ventilation system, a turbocharger. He then jumped in the car for a ride along one of the racing strips near King Road, not far from Jidda’s Red Sea coast.

“We get up to 120 kilometers per hour on this part” (about 75 miles per hour), he said, as he accelerated down a perilously short trip of highway, “and 200 on this next one.”

As he drove, Mr. Shulukhi narrated a tale of a recent accident on this road in which a friend’s car had caught on fire during a race, and another one in which a driver had spun out of control and died after his car burst into flames. His world is full of driving disasters and driving heroes, some of them local men. He frequently invokes the racing movies “The Fast and the Furious” and its sequels, and “Death Race.”

Later, when the roads have emptied out a bit, it is time for some drifting. Raif Mansour al-Dammas, a skinny 21-year-old who looks much younger, gets into his beat-up white 1980s Nissan and revs the engine until white smoke pours out. Admiring shouts go up from a cluster of young men.

Then the car leaps forward, accelerating furiously, and breaks into a sudden skid, spinning around, nearly colliding with a concrete barrier and leaving thick black marks on the pavement. A stifling smell of burnt rubber hangs in the air.

Standing nearby, Mr. Shulukhi explained that he and his friends, who all race Subarus, were not really drifters. The distinction is more about social status than activity; he and his friends are mostly middle class and do not see themselves as outlaws.

“That’s a different path from what we’re doing,” he said. “That’s crazy, forbidden stuff.”

Mr. Shulukhi mentions the famous case of Faisal al-Otaibi, 27, a drifter who was sentenced to death after his car crashed during a joy ride in 2005, killing three teenage boys he had taken along with him. The sentence was reduced this year to 3,000 lashes, 20 years in prison and a lifetime driving ban.

Since the arrest of Mr. Otaibi, who is always known in the Saudi press as Abu Kab (meaning, roughly, the guy with the baseball cap), the Saudi police have cracked down on drifting, treating all deaths that result from the practice as criminally negligent homicides.

But even drag racing is dangerous, and despite its prevalence in every major Saudi city, the police try to discourage it.

Just after 1:30, a group of police cars show up, lights flashing, sending the racers scattering. The officers do not arrest anyone. They just step out of their cars and begin talking to the young men in a paternal manner, urging them to go home.

“We have another place we go when this happens,” Mr. Shulukhi said confidently, getting into his Impreza and driving a few blocks to a shopping center parking lot. There, scores of other young men are waiting by their cars, some examining their engines. At 2:30, the police show up again, the next step in a game of cat and mouse that lasts much of the night.

This time Mr. Shulukhi and his friends drive north, stopping for coffee at a drive-through called French Roast, until they reach their ace in the hole: a dark strip of highway just outside the city with a construction site on one side and desert on the other. They drag-race their Subarus along a quarter-mile strip for another hour or so.

About 5 a.m., the road begins to fill up with delivery trucks driven by Pakistani immigrants, doing the kind of low-wage job most Saudi men refuse to take. The racers decide to call it a night, and drive reluctantly home.

Bryan Denton contributed reporting.

Klik untuk berita asal

Friday, April 17, 2009

Berkampung di PWTC


Bermula hari ini (17 April) hingga 26 April (Ahad), tim pesta buku PTS yang terdiri daripada staf editorial, marketing, sales dan pentadbiran, akan berkampung di PWTC bagi menjayakan Pesta Buku Antarabangsa Kuala Lumpur 2009.

Kali ini PTS menawarkan dua kategori diskaun untuk semua buku-buku yang dijual:

1) Diskaun harian : 15% .

2) Diskaun hari istimewa (17, 18, 19, 20, 21 April) : 20%  - sekiranya menggunakan kupon yang boleh dibuat turun di sini (kupon boleh difotostat):  http://pts.com.my/pestabuku/download/kuponPTS.pdf 

Untuk maklumat tengtang aktiviti di gerai PTS pula, layari pautan ini:


Ini adalah peta ke gerai PTS.















 

Saturday, November 15, 2008

Maaf Zahir Batin

Hari ini adalah hari terakhir saya di Taman Permata untuk tahun 2008.

Esok saya akan berada di Selama, Perak. Transit dan persiapan saat-saat akhir sebelum melapor diri di Kompleks Haji Bayan Lepas, Pulau Pinang pada lewat malam 18 November.

Esoknya, awal-awal pagi, insya'Allah saya, isteri, kakak ipar dan makcik akan berangkat ke tanah suci Mekah untuk menjadi tetamu Allah.

Kak Yong, Abang Chor dan Sameer, akan kami tinggalkan bersama Tok dan sepupu-sepupu mereka di Selama.

Kepada rakan-rakan, teman, tetamu dan pengunjung Taman Permata, terima kasih kerana melawat blog ini. Saya mohon ampun maaf zahir batin, sekiranya ada sebarang salah silap, terkasar bahasa, terlajak bicara, terguris rasa dan sebagainya sama ada yang disengajakan atau tidak sengaja.

Doakan kami sentiasa dalam lindungan dan rahmat Allah, dipermudahkan segalah urusan ibadah, diberikan keikhlasan dan kesabaran dalam menghadapi apa jua dugaan dan akhir sekali dikurniakan Haji mabrur.. yang balasannya syurga dari Allah.

Insya'Allah, saya akan pulang kembali ketanah air dalam awal bulan Januari.

Jazakumullahu khairan khatira. (semoga tuan-tuan semua dikurniakan sebaik-baik balasan dari Allah).

Wa'alaikumussalam.

Thursday, October 16, 2008

Takziah

Takziah buat seorang sahabat atas pemergian ruh ayahandanya ke rahmatullah pagi semalam pada 10:45 pagi, 15 Oktober 2008 di Serdang, Selangor

Semoga saudara Azril Hj. Mohd Amin dan keluarga dikurniakan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi dugaan Allah.

Saya doakan agar ruh almarhum Hj Mohd Amin, yang sentiasa aktif dengan kerja-kerja dakwah khususnya di daerah Gombak, sentiasa dicucuri rahmat dan ditempatkan bersama ruh para ulama', shuyada' dan nabi-nabi kekasih Allah.

Saudara Azril adalah teman seangkatan ketika di UIA '99. Beliau merupakan seorang peguam, Naib Presiden Antarabangsa ABIM dan juga Pengerusi Islamic Outreach ABIM (badan dakwah saudara baru). Beliau juga aktif bersama Pertubuhan-pertubuhan Pembela Islam (PEMBELA) dalam menangani isu-isu mempertahankan kesucian agama Islam seperti kes IFC, murtad dan sebagainya.

Gambar di bawah ini disalin di sini

Friday, September 5, 2008

Novel PTS di Cetak Rompak

Beberapa hari yang lepas, heboh sedikit di pejabat apabila dimaklumkan ada satu laman web yang menjual buku-buku PTS yang di-e-book-kan sendiri tanpa izin PTS. Dalam bahasa yang lain, dicetak rompak.

Lanun ini adalah lanun yang berani (atau mungkin kurang bijak). Ini kerana si lanun ini menyiarkan maklumat dirinya untuk dihubungi.. beserta dengan nama penuh. Malah si lanun yang juga kemungkinan besar empunya blog ini (Novelmelayu.blogdrive.com) iaitu En Hazim bin Yahya dengan bangga menggelarkan dirinya sebagai peminat novel Melayu No 1.

Ada dua judul buku PTS dan beberapa dari penerbit lain. Kebetulan dua judul ini ditulis oleh rakan-rakan staf PTS. Buku-buku ini dijual dengan harga sekitar RM10.00-11.00.

Saya tidak pasti sama ada En Hazim yang menerbitkan e-book dan menjualnya ini faham tentang undang-undang harta intelek. Sekiranya beliau tidak faham, itu juga tidak boleh dijadikan alasan dalam mahkahmah nanti... kerana kejahilan 'terhadap undang-undang bukanlah satu alasan'.

Walaupun berita ini telah heboh di UNIKA, PTS dan rakan-rakan penerbit yang lain dan ada individu yang meninggalkan pesanan di 'chat box' En Hazim, beliau nampaknya masih tidak berbuat apa-apa.

Sehingga hari ini, blognya masih boleh dilayari. Mungkin beliau sedang melihat sejauh mana pihak penerbit PTS dan lain-lain akan bertindak. Tidak mengapa, beliau tidak perlu tunggu lama, kerana tim undang-undang PTS sedang bersiap untuk bertindak.

En Hazim bukan sahaja menjual harta intelek penulis tanpa izin, malah menduplikasi harta PTS tanpa izin dan membuat keuntungan atasnya. Jika hendak didakwa, banyak juga kesalahan yang boleh disabitkan seperti menciplak, menyimpan, menjual, menerbit dan sebagainya. Itu baru sabitan untuk undang-undang di dunia, sekiranya undang-undang akhirat... tidak tertanggung risikonya.

Apa pun justifikasi En Hazim, beliau perlu tahu, membuat keuntungan atas usaha orang lain tanpa hak, adalah salah di sisi undang-undang sivil dan Islam, i.e. HARAM. Orang yang membeli e-book ini juga dikira menyimpan barang curi atau menyimpan barang HARAM. Barang yang HARAM menghasilkan perkara-perkara yang HARAM yang lain. Hasil jualan barang-barang yang HARAM adalah HARAM. Seperti kata Rasulullah (doa dan salam atas beliau):

"Barangsiapa mengumpulkan wang dari jalan yang haram kemudian dia sedekahkan harta itu, dia sama sekali tidak beroleh pahala, malah dia akan mendapat dosa" (Direkodkan oleh Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Hakim)

"Seorang yang bekerja bagi mendapatkan kekayaan dengan jalan haram kemudian dia sedekahkan, maka sedekahnya itu tidak diterima; dan sekiranya dia sedekahkan juga, dia tidak mendapat barakah; dan tidak pula dia tinggalkan di belakang punggungnya (sesudah ia meninggal), melainkan ianya menjadi bekalan ke neraka. Sesungguhnya Allah tidak akan menghapuskan kejahatan dengan kejahatan, tetapi kejahatan dapat dihapus dengan kebaikan. Kejelekan tidak dapat menghapuskan kejelekan." (Direkodkan oleh Imam Ahmad dan lain-lain)

"Ada seorang laki-laki yang datanq dari tempat yang jauh, rambutnya tidak terurus, penuh dengan debu, dia mengangkat kedua tangannya ke langit sambil berdoa: Ya Rab, Ya Rab (wahai Tuhanku, wahai Tuhanku), padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan diberi makan dengan barang yang haram pula, maka bagaimana mungkin doanya itu dikabulkan?" (Direkodkan oleh Muslim dan Tarmizi)

Tindakan En Hazim ini seolah-olah sama seperti sesetengah penulis dan penerbit buku agama yang mengatakan 'nabi Muhammad sendiri tidak pernah letak tanda hakcipta dalam hadis-hadis beliau'.. atau dalam ertikata lain, menafikan peranan hakcipta dalam Islam. Bagi persoalan yang ini, boleh rujuk dalam blog PTS Islamika. Saya ada lampirkan jawapannya. (click).

Amaran Allah kepada orang yang mengambil harta orang lain tanpa hak:

"Orang lelaki yang mencuri dan orang perempuan yang mencuri (hukumnya) potonglah tangan mereka sebagai satu balasan dengan sebab apa yang mereka telah usahakan, (juga sebagai) suatu hukuman pencegah daripada ALLAH. (Ingatlah) ALLAH Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana." – Surah al-Maaidah: 38

Akhir sekali, pesanan daripada Rasulullah (doa dan salam ke atas beliau) supaya mencari rezeki yang halal dan kesannya:

"Barangsiapa mencari rezeki yang halal dengan niat untuk menjaga diri supaya tidak minta-minta, dan berusaha untuk mencukupi keluarganya, serta supaya dapat ikut berbelas kasih (membantu tetangganya), maka kelak dia akan bertemu Allah (di akhirat) sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama." (Direkodkan oleh  Thabarani)


Wallahu'alam.

----

Monday, August 11, 2008

Untungnya Perokok

Untungnya menjadi perokok. Kenapa? Kerana mereka mendapat 3 kelebihan yang tidak diperolehi oleh orang yang tidak merokok, iaitu ...

1. Tidak tua
2. Ditakuti anjing
3. Rumah tidak dimasuki pencuri


Tafsiran:

1. Tidak tua:
- Tidak sempat tua. Keberangkalian untuk mati muda yang tinggi.

2. Ditakuti anjing:
- Asap adalah makanan jin. Anjing nampak jin mengelilingi orang yang merokok.

3. Rumah tidak dimasuki pencuri
- Pencuri menyangka penghuni rumah masih belum tidur, akibat sering batuk di tengah malam. Perokok mempunyai keberangkalian yang tinggi untuk mengidap batuk yang kronik (chronic bronchiolitis).

Sebenarnya ini adalah antara jenaka yang disampaikan oleh Dr Hj Salleh, dalam ceramah beliau baru-baru ini.



Wallahu'alam


Friday, August 8, 2008

Hidup 150 tahun

Baru-baru ini dalam satu ceramah kesihatan, Dr Hj Salleh, Pakar Kesihatan Umum, Kementerian Kesihatan Malaysia, memberi petua 'awet muda'.

Menurut Dr Salleh, sel-sel badan manusia yang sihat sebenarnya boleh hidup sehingga 150 tahun dalam persekitaran yang sesuai.

Bagi memastikan sel badan kita sihat atau sekurang-kurangnya memastikan kita dapat 'berpencen' dalam keadaan sihat wal afiah, beliau memberikan petua awet muda ini.

Kata beliau, buatlah enam perkara, dan tinggalkan enam perkara, iaitu:

Lakukan:

1. Memastikan berat badan yang sentiasa unggul (BMI yang sepatutnya)
2. Bersenam (30 min x 3 hari seminggu)
3. Makan banyak makanan yang berunsur anti-oxidan, antaranya makanan yang banyak mengandungi fiber, beta-karoten, selenium, zink, vitmamin E, C dan sebagainya.
4. Banyak minum air kosong, sekurang-kurangnya 3 liter sehari. Ada pendapat yang mengatakan 4 liter sehari.
5. Banyakkan makan sayur dan buah-buahan segar (bukan yang diawet, peram, jeruk atau ditinkan)
6. Belajar untuk mengawal stres, sentiasa bertenang (relax) dan tarik nafas panjang-panjang (agar oksigen sampai ke sengenap penjuru otak dan jantung)

Jauhi:

1. Asap rokok
2. Terdedah kepada sinaran matahari yang berlebihan
3. Sinar - X (X-Ray) yang berlebihan
4. Makanan yang diproses oleh bahan kimia
5. Alkohol
6. Makanan yang mengandungi lemak, gula dan garam yang berlebihan.

Wallahu'alam